Rabu, 20 April 2011

cinderela

“Bulan ini bulannya orang menikah:) kata hati nurani saya berontak, bertanya, mungkin berkeluh kesah, mungkin mengadu dan tulisan ini menjadi lemparan kegelisahan saya, ketakutkan  saya lebih tepatnya, “Kenapa De?“  karena beberapa minggu ini saya mendapatkan 5 undangan pernikahan dari sahabat saya, keluarga dan kerabat saya,  dan dari si jamrud yang dulu pernah menjadi bagian dari sudut hati saya, hehehe bahasanya :)
Semua undangan bernuansa ceria, merah dengan bunga, pink dengan lekukan hati, dan hampir semua menyertakan gambar photo calon pengantin yang sudah saling berpelukan di photo photo pre-wedding padahal belum resmi menjadi suami istri, iya prewedding menjadi symbol cinta bagi yang mencinta, tak pelak sayapun pernah mempunya mimpi yang sama, punya prewedding ditengah sawah, dengan berpegangan tangan dan jatuh ke tengah sawah, hahaha… lucu, tapi itu dulu, sekarang? gak ah kan belum halal gak boleh dong :P   dan kemudian kemegahan di pelaminan dengan biaya yang bisa dijamin puluhan bahkan ratusan juta rupiah, maka saya membayangkan seperti pesta cinderela saja, megah dan meriah, semua tersenyum, tanpa memikirkan anak anak yang kelaparan di pinggiran kali, siapa peduli yang penting pesta “sirik aja lo De” :)
Ada yang terus bergejolak dihati saya menyaksikan mereka yang menikah, ada luka dihati saya dan jujur saya kesulitan menjelaskan rasa yang ada dihati saya selama sebulan ini ketika menyaksikan para sahabat sahabat saya ini mendahului saya naek ke pelaminan, dan dari senyum sumringah mereka, nampaknya mereka bahagia, nampaknya semua indah dan dunia berputar putar indah, langit berwarna pink bukan lagi biru,  ah saya tidak tahu rasanya, tak terbayangkan dan tak bisa membayangkan, yang saya tahu pernikahan mengobati semua luka karena ada beberapa sahabat saya yang pernah teriak patah hati dan gak mau nikah, toh akhirnya menikah jua dengan senyum sumringah itu :) iya betul, dan katanya lagi, tidak semua nampak indah seperti yang saya lihat dan bahagia bak cinderela yang dipinang oleh pangeran berkuda :)
Gejolak hati saya tidak berhenti hingga dipesta cinderela ini, karena yang saya tahu, cinderela hanya bahagia sampai jam 12 malam, setelahnya? sang cinderela akan kembali menjadi upik abu, dengan baju compang comping mengosek dapur, mencuci pakaian, dan menapak bumi menghadapi kehidupan nyata, pesta tadi malam bak mimpi, sirna ditelan waktu :) lenyap tak bersisa, dan saya jadi teringat beberapa sahabat saya yang gagal pernikahannya, mereka tak menyebut alasan mengapa cerai, hanya mengatakan “ternyata gak seindah warna aslinya De, cinderela kan hanya dongeng dan hidup didunia nyata gak sama dengan dongeng” hehehe…
ya iyalah, kan hidup memang hitam putih, siang malam, bahagia dan luka, jadi bukan pernikahan yang salah tapi manusianya tidak siap menghadapi gelombang tsunami yang terjadi setelah itu, ini kata saya loh !!
Kata seorang sahabat saya “nikah itu enak De, tidur ada yang nemenin” apa iya nikah hanya menyelesaikan tuntutan syahwat? dan ada lagi sahabat lain bilang “nikah itu mengubah cinta jadi toleransi De” artinya pernikahan bisa menghilangkan cinta dan berganti menjadi toleransi, berkorban tepatnya, menurunkan ego kalau masih mau terus berpasangan, “cape  yah?” pupus sudah cinta seiring dengan sudah terpenuhinya semua keinginan, karena selebihnya adalah perjuangan dan doa, ehmmm.. kesian. Dan ada lagi yang bilang “nikah itu cuma enak setahun pertama De, selebihnya penyesuaian dan penyesuaian itu gak mudah, karena seumur hiudp akan terus menyesuaikan” yang ini saya setuju karena manusia itu dinamis, PEOPLE CHANGE dan kita harus siap menghadapi perubahan ini… HARUS.
Rumit perenungan saya sebulan ini, dan setelah sebulan merenung tetap saya tidak mengerti,  tetap terheran heran mengapa semua orang tergesa gesa ingin menikah, dibuat bengong dengan dongeng cinderela, yang pasti saya masih belum siap, iya belum siap menghadapi orang yang tidur disebelah saya lalu berubah menjadi moster yang menakutkan, kaya di kartun, dan dititik ini dan sepanjang napas saya maka saya akan ketakutan, keluar tidak bisa karena terikat dengan perjanjian pernikahan, duh !! seperti dikubur di sumur dan atas nya di semen, pengap dan gak bisa napas :)
Baiklah, tak perlu gelisah lagi, hanya perlu mengingat janji ALLAH bahwa kalau mau dapat suami yang baik dan lemah lembut yah harus baik dulu diri saya, jadi tugas saya hanya memperbaiki diri, karena perempuan yang baik untuk laki laki yang baik, dan baik tak selalu ganteng loh De !! jadi jangan terus bermimpi dapetin Nicholas Saputra, baiklah. Jikapun saya tak berjodoh dengan bang Nico didunia ini, saya sudah sibuk memperbaiki diri, pasti ada si tampan yang akan menemani saya di syurga nanti, lelaki harum yang selalu perjaka :) dialah amal soleh saya. Biarlah bang Nico pergi asal amal ibadah saya tak luntuh karena saya gadaikan ketika mencari cinta dunia, nauzubillahimndzalik.
Jadi menikah tak menikah tak mengapa, karena inilah keputusan ALLAH atas kita, dan siapa yang ridho atas takdir ALLAH maka ALLAH akan ridho atasnya, biarlah semua pergi, biarlah semua menikah, tak perlu gelisah apalagi iri, hehehe rugi banget sih iri hati … subhanallah, maka nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup saya ingkari, tak menikah saat ini? tak perlu gelisah !!

Catatan Tentang Patah Hati

Ini hanya sebuah catatan, ehm… catatan patah hati !! jika mendengar kata itu pasti yang terlintas dibenak saya dan pasti kita semua adalah tentang cinta yang kandas, tentang cinta yang putus sampai disini saja, tentang perpisahan, tentang airmata yang berlinang, tentang perihnya hati seperti tersobek sobek, berdarah darah, teriris iris, dan semua yang menyebabkan dunia serasa mengalami kiamat kubro, kata nya “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati” hahahha :) apa iya sih patah hati seperih itu lukanya :) *tanya aja sama diri lo sendiri De* untuk yang kesekian kalinya hati nurani saya menjerit kejepit :)
Hati sanubari saya kadang berputar putar menari nari mencari jawaban kenapa sih cinta yang putus itu diberi judul patah hati, apa tidak ada istilah lain yang lebih indah gitu, misalnya “reinkarnasi cinta” atau “metamorposis hati” atau “kepompong basi” hahaha… pokoknya jangan pake istilah hati yang patah lah, padahal kan sebenarnya gak separah itu bukan? tapi sudahlah, toh apapun istilahnya tetap saja putus kan? jadi gak penting lagi istilah yang penting adalah bagaimana ketika cinta itu kandas, ketika cinta itu tak lagi tersambung, ketika cinta itu tidak lagi mau menjadi milik saya, dan ketika si dia tak mau lagi menjadi tempat penitipan hati saya :)
Jika begini keadaannya maka patah hati sama dengan atau identik dengan airmata, apa iya? gak juga, patah hati itu identik dengan hikmah, coba lihat catatan saya dibawah ini:
Ah seharusnya saya bersyukur masih diberi rasa patah ini oleh ALLAH, masih bisa menangis, itu artinya saya masih punya hati kan? bukan hanya sekedar hati, tapi hati yang sensitive,yang  lembut danyang  mampu bahagia dan luka, dan airmata yang mengalir ini bisa membersihkan kelopak mata saya yang kusam menjadi bening kembali karena airmata yang berlinang membawa semua kotoran dimata sehingga bening kembali kelopak mata belo milik saya :) bayangkan kalo kita gak nangis sebulan, apa gak perih tuh mata, menagislah karena mencintai ALLAH pada saat kita sendiri… airmata ini lebih bernilai pahala daripada nangisin si dia, orang yang ditangisin gak tahu koq kita nangis :)
Maka nikmat yang mana lagikah yang sanggup saya pungkiri, bahkan didalam air yang berlinang melalui mata ini, ALLAH menitipkan kasih sayangnya.
Kemudian saya mulai berpikir mungkin ada lagi nikmat ALLAH di balik kata patah hati ini, coba bayangkan, pada saat jatuh cinta kemarin mendengar suara telephon si dia lebih indah ditelinga saya dari suara adzan, sms mesra dari sang pujaan hati lebih sering saya baca baca dan berulang ulang agar lebih mengerti artinya dan lebih bergetar mencintainya, lalu seberapa sering saya membaca ulang sms sms dan surat cinta, email dari si dia daripada saya membaca surat cinta dari ALLAH yang tertuang lewat AlQuran? ah sungguh cara mencintai yang salah kaprah :)
Dan kini setelah tak ada lagi sms darinya, tak ada lagi suara indahnya, hikmah mulai terlihat bahwa dibalik hati yang teriris iris berdarah  darah ini ALLAH hendak mengembalikan saya kepada cintanya ALLAH, apa ada cinta yang lebih indah dari cinta sang pemilik napas ini? gak ada kan, maka nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup saya pungkiri? :) dibalik patah hati ini ALLAH menyelamatkan saya dari cinta yang salah, sahabat saya bilang “cinta itu berhala jika salah menafsirkan, kita menyembah dan memuja cinta melebihi menyembah dan memuji ALLAH” nauzubillahimindzalik, cinta gak salah sih mungkin hanya tidak tepat ketika saya lebih mencintai sang pujaan hati daripada mencintai ALLAH. :)
Ketika saya kehilangan si dia, setiap kali saya ingat dia, saya mulai gelisah, keluar keringat dingin, bengong mikirin langit kenapa warnanya biru, padahal sudah dari sananya emang biru warnanya, merasa bahwa hanya saya didunia ini yang hatinya patah, maka saya ingat ucapan guru mengaji saya “De, hanya dengan mengingat ALLAH hati menjadi tenang” maka yang saya lakukan kemudian adalah membeli tasbih yang digital agar saya bisa tetap dzikir dimanapun dan kapanpun, jika belum tenang juga saya membaca AlQuran sehingga selesai patah hati, khatam saya membaca AlQuran, ah sungguh dari patah hati ini ALLAH mengembalikan saya kepadanya, maka nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup saya pungkiri. Ditengah patahnya hati, saya khatam Quran dan berdzikir lebih banyak lagi, sehingga qualitas keimanan saya otomatis meningkat :)
Ingatlah bahwa ALLAH maha membolak balikan hati dan keadaan, jika hari ini ALLAH masih menitipkan cinta maka janganlah menjadikan cinta itu berhala dengan memujanya seolah olah dunia ini milik berdua, jumlah sms jadi lebih banyak dari jumlah rakaat shalat, jumlah pulsa telephon jadi lebih banyak dari rupiah yang kita sedekahkan, duduk berduaan ditempat sepi jadi lebih indah dihati daripada duduk tafakur diatas sajadah dan bermesraan dengan ALLAH dan jika ALLAH membolak balikan hati saya dan sidia dari cinta menjadi tak cinta maka ganti kata patah hati dengan syukur hati karena ALLAH lebih mencintai saya dari pada si dia, terbukti ALLAH mengambil saya untuk dikembalikan kedalam haribaan, limpahan kasih sayang dari kekasih hati yang baru dan selamanya yaitu ALLAH. Siapa sih yang gak mau jadi kekasih ALLAH, tenang, damai, indah, cukup rasanya hidup ini :)
Saya + ALLAH = Cukup.
ah sungguh nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup saya ingkari, bahkan hikmah begitu banyak ketika saya melihat kembali catatan dari gempa akibat patahan bumi, eh gempa dari patahan hati  yang kemarin :) bukan menolak syurga dunia sebelum syurganya ALLAH, tapi ketika saya mencintai Nicholas Saputra melebihi cinta kepada ALLAH, maka tunggulah hingga ALLAH menegur, takut kan? makanya, jangan keterlaluan lah. 
http://rinduku.wordpress.com/rindu-jiwa

... Janji Diatas Takdir ...

Selama tiga bulan memiliki fesbuk, saya belajar banyak hal, mengambil hikmah dan berbagi hikmah (insya ALLAH) iya ada banyak hal dari yang aneh, yang lucu, yang ngeselin, yang bikin saya bengong heran koq ada yah manusia yang seperti ini, belum sempet hilang kaget saya ada lagi yang bikin saya bingung, ada yang ngotot, ada yang ngebual, ada yang merayu, hahahah… yang nyenengin juga ada, dan yang paling banyak saya temui dalah adalah perempuan yang patah hati :) duh wahai perempuan segitu lemahkan kita sampai terseok seok, termehek mehek dibuai oleh kaum Adam :)

Iya saking banyaknya sampai saya berpikir, apa iya kita perempuan ini isi otaknya hanya cinta yah? apa iya tidak ada yang jauh lebih penting yang seharusnya kita pikirkan untuk membuat diri lebih baik dan lebih baik lagi dimata ALLAH dan apa iya tidak ada satupun yang bisa membuat kita berarti bagi hamba hamba ALLAH yang lain, apa iya seumur hidup kita hanya cinta yang membuat kita hidup dan bahagia, I dont think so :) terlalu picik lah kalau diumur 25 masih berkata “kenapa kamu pergi meninggalkan saya sayang...” so what gitu loh kalau orang itu mau pergi, kan gitu yah? :)

Guru mengaji saya sering sekali menasehati “De, takdir itu tidak perlu dicari, dia akan datang jika saatnya datang, termasuk jodoh pastinya” artinya tugas kita dibumi ALLAH ini adalah menjalankan takdir bukan mempercepat takdir dan memperlambat takdir, takdir adalah apa aapa yang menjadi ketentuan ALLAH atas kita, jodoh salah satunya, kalau takdirnya tak berjodoh sama si itu, yah mau sampai muntah darah nangis nanah juga tetap aja berpisah, kalau memang jodoh mau benci dan gak mau sama yang itu yah tetap aja nikah … jadi jodoh itu masalah takdir dan bahagia itu bukan HANYA dari jodoh !! berapa orang yang tak bahagia setelah menikah? wak waw !!

“ah elu terlalu rasional De” engga juga menurut saya, meski saya menggunakan hati dan perasaan saya kemudian saya nangis 7 hari 7 malam karena si dia menikah dengan yang lain apa iya kemudian takdir saya berubah? kan tidak kan? dan ada sejuta pelajaran dari patah hati loh, yang salah duanya adalah mengajarkan saya bersyukur “ridho itu bagian dari syukur, jangan sampai kita kehilangan syukur kita atas napas yang diberikan gratis, atas makanan yang tak ada habis habisnya, atas uang yang selalu ada didompet meski tak banyak, atas sahabat yang selalu ada, atas orang tua yang selalu disisi” lalu kita lupa mensyukuri ini hanya karena kekasih kita diambil ALLAH, padahal ALLAH mengambil si dia untuk digantikan dengan yang lebih baik, iya gak sih?

“Dan ALLAH tidak mengambil sesuatu dari hambanya kecuali untuk menggantikannya dengan yang lebih baik” ini janji ALLAH dan ALLAH tidak pernah ingkar janji maka nikmat ALLAH yang mana lagikah yang sanggup kita ingkari … tidak ada !! semua nikmat, semua indah meski luka sekalipun

“Jadi gak boleh dong De kita berjanji untuk sehidup semati?” hehehe… emangnya kita siapa bisa mengatur ALLAH, emang hidup kita yang punya apa? disetiap shalat saya dan shalat kita semua berjanji bahwa “hidup kita, mati kita hanya milik ALLAH“ masih inget kan? atau asal baca gak tahu artinya? :) *galak banget sih De, ampun dah* jadi saudra saudara sekalian (gaya ustadz) ketika saya berjanji akan sehidup semati dengan kekasih saya itu artinya saya sudah menjadikan kekasih saya berhala, menyembah selain ALLAH, berjanji dengan menyamakan ALLAH dengan ciptaanNYA dan dosa yang tak terampuni adalah dosa syirik, dosa menTUHANkan selain ALLAH, masih berani apa saya berjanji begini … padahal saya belum mati saja si dia sudah sibuk menggoda yang lain.

Kemudian ketika saya sibuk mengurusi jodoh, cari lelaki kesana kemari, meminta para sahabat untuk menjodohkan saya dengan sahabatnnya yang lain yang juga ngebet nikah seperti saya, kenapa saya tidak sibuk memperbaiki diri, bukankah ALLAH menjanjikan laki laki yang baik untuk perempuan yang baik, dan ALLAH tidak pernah salah apalagi ketuker :) tugas saya hanya memperbaiki diri, mengejar akhirat maka urusan dunia biarkan ALLAH yang mengatur, rejeki dan jodoh sudah diatur bukan? ikhtiar itu memperbaiki diri dan tawakal itu menyerahkan kepada ALLAH, kan gitu kan yah? *garuk garuk kepala sendiri, gemes*

Jadi sudahlah wahai pemuda, saat ini cukuplah ALLAH menjadi satu satunya yang ada dihati kita, jangan racuni dengan racun racun dunia, ketika dunia menguasai hati maka akhirat akan jauh loh … kan gak mungkin pegangan tangan sama pacar sambil dzikir kan yah? kan gak mungkin melamunkan wajah si tampan sambil memikirkan nama nama indah ALLAH kan yah?

Yok benahi diri … jika ALLAH belum memberikan kita jodoh saat ini, masih ada jutaan jalan menuju roma, ibadah ibadah yang lain menunggu, jadilah pemuda yang cerdas, pemuda yang wajahnya bersinar karena kecintaaannya pada ALLAH, mari… :)

**Sumber : http://rinduku.wordpress.com/2011/02/22/janji-diatas-takdir/

** Menjadi pribadi yang Tenang dan Menenangkan **

Ketenangan adalah kebutuhan setiap orang. kaya, miskin, tua, muda semua mendambakan sebuah ketenangan. Tidak jarang, seseorang rela mengeluarkan banyak uang demi memeperoleh ketenangan dan kedamaian. Dan atau seseorang rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk membuat diri dan hatinya tenang dan bahagia. Lalu...bagaimana dan dimanakah sebenarnya ketenangan itu??? dan bagaimana menjadikan diri kita seorang pribadi yang tenang dan menenangkan??

Pribadi yang tenang bukan berarti yang berlaku lamban, tapi tenang adalah tentang cermat dalam berpikir dan hati-hati dalam memilih. Tenang adalah tentang penyampaian kabar buruk dengan cara yang bijak, penyampaian fakta keras dengan cara yang lembut. Tenang juga adalah tentang perealisasian sebuah kerumitan dengan cara yang sederhana, pemberitahuan berita panas dengan cara yang dingin dan atau penolakan berat dengan cara yang ringan, dll.

Dan cara mendapatkan semua sumber ketenangan yang abadi itu adalah Menjadikan diri kita mempunyai keintiman hubungan bersama Allah SWT. Ketenangan seperti inilah yang menjadi obat dari segala penyakit hati dan kekacauan hidup.

Sejenak marilah kita luangkan waktu untuk menyimak nasehat Ibnu Mas’ud. Beliau adalah salah seorang shahabat Nabi saw. Beliau pernah didatangi seseorang yang ingin meminta nasihatnya, untuk dapat dijadikan obat bagi jiwanya yang tidak tenang.

Kemudian Ibnu Mas’ud menasihatinya,” Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat.

Pertama , engkau datangi tempat orang membaca Al-Qur’an, engkau membaca Al-Qur’an, engkau dengarkan baik-baik orang yang membaca Al-Qur’an.

Atau kedua , engkau datangi majlis taklim yang mengingatkan hati kepada Allah.

Atau ketiga, engkau mencari waktu dan tempat yang sunyi, di situ engkau menyendiri menyembah Allah, seperti pada waktu lewat tengah malam, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman pikiran, dan keikhlasan hati.”

Setibanya di rumah, orang tersebut melaksanakan apa yang dinasihatkan Ibnu Mas’ud itu. Ia berwudlu, kemudian membaca Al-Qur’an dengan khusyu, penuh konsentrasi. Seusai membaca Al-Quran ia merasakan ada ada sesuatu yang berubah. Jiwanya terasa tenang, hatinya tentram, pikirannya kembali jernih. ketenangan benar benar menyelimuti hatinya.

Hanya seseorang yang pernah panik yang bisa merasakan kenikmatan sebuah tenang setelah dia menyadari kekacauannya. Hanya seseorang yang pernah gundah yang bisa menikmati ketenangan setelah mengetahui kesakitannya.

Maka beruntunglah pribadi yang mengambil pelajaran dari kesalahan. Sama sekali tidak ada alasan untuk mereka merasa menyesal tentang sesuatu yang sudah lewat, yang mungkin timbul atas kekurang tenangan sikap dalam pemilihan desain masa depan. Dan karena ketenangan itu pula, terhapusnya segala kekhawatiran mereka tentang sakit atau pahitnya kehidupan, karena mereka yakin sumber dari segala sumber ketenangan yaitu Allah SWT akan selalu siap menemani dan menyambut hamba hambanya yang senantiasa memohon KepadaNYa. Ketenangan akan selalu hadir karena mereka juga menghadirkan Allah dalam setiap aktivitasnya.

Ukhti, kamu cantik sekali......

Bismillahir-Rahmanir-Rahim .....

Ukhti, kamu cantik sekali......

Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.

Ukhti, kamu cantik sekali......

Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.

Ukhti, kamu cantik sekali.....

Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.

Tidakkah engkau jengah bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah, musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.

Ukhti, kamu cantik sekali....

Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang? Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya? Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji? Tak ada yang menjamin wahai ukhti. Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tak punya harga di hadapan-Nya, karena kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.

Ukhti, kamu cantik sekali ...

Kecantikan itu harta berharga, bukan barang murah yang bisa dinikmati dengan mudah. Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya jika kecantikan telah diumbar, dipajang dengan ringan tanpa sungkan. Dimana kehormatan sebagai hamba tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?

Ukhti, kamu cantik sekali.....

Alangkah indah jika kecantikan fisik itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tak ada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahaya-Nya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat senantiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.

Ukhti, kamu cantik sekali.....

Maka tampillah cantik di hadapan penciptamu karena itu lebih berarti dari pada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan muhrimmu

Tampillah cantik di hadapan suamimu, karena itu adalah bagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridha'an Ilahi.

Tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, karena itu lebih abadi....

======
Salam Terkasih ..
Dari Seorang Sahabat ...

BERBAHAGIALAH

Iman itu menghilangkan kegelisahan dan menghapuskan kesedihan. Ia adalah teman orang-orang yang bertauhid dan penghibur bagi orang-orang yang beribadah.

Apa yang telah lewat tidak akan kembali; apa yang telah hilang berarti mati; maka janganlah memikirkan yang telah hilang karena dia telah mati dan lenyap.

Bersikaplah ridha terhadap takdir. Zikir akan mewujudkan hati yang tenang, melenyapkan kesedihan, menghidupkan hati dan menghapuskan dosa..

Jangan tunggu ucapan terimakasih dari seseorang, Cukuplah dari Allah balasannya… Jangan kecewa ketika menemukan orang yang tak kenal balas budi, dengki dan hasad.

JIKA engkau berada di pagi hari , maka JANGAN tunggu hingga sore hari. HIDUPLAH DALAM BATASAN HARI ITU, , fokuskan konsentrasi anda untuk memperbaiki kondisi anda pada hari itu. Tinggalkanlah masa depan hingga dia datang. Jangan pikirkan hari esok karena JIKA ANDA MEMPERBAIKI HARI INI NISCAYA HARI ESOK AKAN LEBIH BAIK .

PERBARUILAH HIUDUP INI, VARIASIKANLAH cara-cara hidup anda dan UBAHLAH RUTINITAS yang anda jalani sehari-hari. BERSYUKURLAH kepada Rabbmu atas nikmat agama, akal, kesehatan, nama baik, pendengaran, penglihatan, rezeki, keturunan dan lainnya.

HIDUPLAH dengan Al-Quran dengan menghafalnya, mempelajarinya dan memahaminya karena Al-Quran adalah obat paling manjur untuk menghilangkan kesedihan dan kegelisahan.

MAAFKANLAH orang yang menzalimimu, SAMBUNGLAH tali silaturahim orang yang memutuskan silaturahim denganmu, BERILAH orang yang tidak pernah memberimu dan BERSIKAP LEMBUTLAH pada orang yang berbuat buruk pada anda , niscaya anda akan dapatkan kebahagiaan dan keamanan. PERBANYAKLAH ISTIGFAR , karena bersama istigfar terdapat rezeki, jalan keluar, keturunan, ilmu yang bermanfaat, dimudahkannya urusan dan dihapuskannya dosa-dosa.

MERASA PUASLAH dengan bentuk tubuh anda, potensi anda, keluarga anda dan rumah anda, niscaya anda akan memperoleh kedamaian dan kebahagiaan. Bahwa sesungguhnya bersama kesulitan itu terdapat kemudahan dan jalan keluar akan datang setelah kesempitan.

BERSIKAPLAH OPTIMIS dan JANGAN PUTUS ASA . BERBAIK SANGKALAH pada Rabb-Mu serta berharaplah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya. BERGEMBIRALAH dengan pilihan ALLAH bagimu, karena itu pastilah YANG TERBAIK .
Musibah akan MENDEKATKAN kita kepada Allah, mengajarkan untuk berdoa, menghilangkan kesombongan, ujub dan kebanggaan.

BERBUAT BAIKLAH kepada orang lain, BERIKANLAH kebaikan-kebaikan pada orang yang membutuhkan bantuan, orang sakit, orang miskin dan anak yatim. JAUHILAH berburuk sangka, BUANGLAH kesedihan dan imajinasi buruk serta pemikiran-pemikiran yang sakit.

KETAHUILAH bahwa KESULITAN-KESULITAN akan membuka pendengaran, penglihatan, menghidupkan hati, menundukkan nafsu, membuat ingat hamba dan menambahkan pahala.

KEBANYAKAN yang ditakuti itu tidak terjadi, kebanyakan dari kesulitan yang pernah didengar tidak terbukti, kepada Allahlah terdapat segala kecukupan
Dialah yang menjaga dan tempat kita minta tolong.

Hati- hatilah jangan sampai berbuat dosa, karena dosa adalah sumber kegelisahan dan kesedihan, dosa menjadi sebab segala bencana, musibah dan problem.
Melepaskan pandangan kepada yang haram akan menumbuhkan kegelisahan, kesedihan dan luka dalam hati. Sedangkan orang yang bahagia adalah orang yang menundukkan pandangannya dan takut terhadap Rabbnya.

Pikirkanlah RAHMAT ALLAH SWT yang maha pengasih, Dia mengampuni pelacur yang memberi minum seekor anjing, memberikan tobat kepada orang yang telah membunuh seratus orang, MENGEMBANGKAN TANGAN-NYA untuk mengampuni orang-orang yang BERTAUBAT dan mengajak orang-orang nasrani untuk bertaubat.

Jika anda ingin BERBAHAGIA BERSAMA ORANG LAIN , perlakukanlah mereka sesuai dengan apa yang ANDA INGINKAN ATAS PERLAKUAN MEREKA , jangan kritik milik mereka serta jangan rendahkan kedudukan mereka.

Kebahagiaan TIDAK TERLETAK pada kedudukan, keturunan ataupun harta, namun terletak pada agama, ilmu pengetahuan, adab dan meraih cita-cita.

MEMBERI MAAF adalah lebih lezat daripada MEMBALAS DENDAM , BEKERJA itu lebih nikmat daripada menganggur, QANAAH itu lebih besar dari harta , dan KESEHATAN itu lebih baik dari KEKAYAAN .

Orang yang tidak berbahagia dirumahnya tidak akan berbahagia di tempat lain, orang yang tidak dicintai keluarga niscaya tidak akan dicintai siapapun. Orang yang menyia-nyiakan hari ini maka ia akan menyia-nyiakan hari esoknya.

JAUHILAH sifat cemas dan bimbang karena ia adalah racun . HINDARI sifat mudah menyerah karena ia berarti sifat kebinasaan. BUANGLAH jauh-jauh sifat malas karena ia menjerumuskan pada kegagalan. HiNDARI sikap TIDAK KONSISTEN baik dalam berkata maupun berbuat karena sesungguhnya ia bersumber dari RENDAHNYA MANAJEMEN DIRI .

KEJUJURAN membawa kepada KETENANGAN , DUSTA membawa KEGELISAHAN . Perasaan malu adalah perisai hidup, ilmu adalah pembeda, kefasihan berbicara adalah perhiasan dan sikap diam adalah hikmah dan kebijaksanaan.

TIGA TEMAN YANG HARUS DIMILIKI : KEGEMBIRAAN, KETENANGAN, dan SEMANGAT YANG TINGGI . TIGA MUSUH YANG HARUS DIJJAUHI : yaitu SIFAT PESIMIS, BIMBANG dan PUTUS ASA .

Tidak ada yang lebih MENYADARKAN selain KUBURAN , tidak ada yang lebih MEMBAWA SIAL l daripada melakukan MAKSIAT , Tidak ada sikap hidup yang lebih MULIA daripada ZUHUD dan tidak ada yang memberi KEPUASAN kecuali sikap QANAAH .

“DIALAH YANG MENGHILANGKAN BALA , MENGAMPUNI DOSA , MEMBERI REZEKI, MENYEMBUHKAN PENYAKIT, MENYELAMATKAN DARI BENCANA , MEMBEBASKAN DARI KETERIKATAN DAN MEMBALUT LUKA YANG TERANIAYA. BERMUNAJATLAH KEPADA ALLAH SWT, NISCAYA DIA AKAN MEMENUHINYA. KEMUKAKANLAH SEGALA KEBUTUHAN KEPADA-NYA. UTARAKANLAH SEGALA KEINGINANMU DI HADAPAN-nYA , MINTALAH REZEKIMU dan ADUKANLAH KEADAANMU "

BERDOALAH KEPADA-KU , NISCAYA AKAN AKU PERKENANKAN BAGIMU (AL-mukmin 60)

"UMATKU ADALAH UMAT YANG DIRAHMATI " (HR Ahmad)

KEMULIAAN TIDAK BISA DIUKUR dengan keturunan , gelar atau tingkat pendidikan. Tetapi orang yang memiliki usaha keras, ketabahan, keaktifan dan kesabaranlah yang akan dapat meraih KEMULIAAN . Orang yang tidak berbahagia berada dirumah maka tidak akan bahagia di tempat lain. Ketahuilah sesungguhnya sebaik-baik tempat untuk menentramkan diri ,menenangkan pikiran dan menjauhkan dari beban hidup adalah rumah. BAITI JANNATI .

Hati-hatilah bergaul dengan orang yang suka bersikap PESIMIS karena ketika engkau perlihatkan sekuntum bunga yang indah padanya maka yang ia lihat hanya duri-durinya.Ketika engkau bawakan segelas air padanya , maka yang ia lihat hanya kotoran didalamnya. Demikian juga ketika engkau memuji kebaikan/ manfaat matahari dihadapannya maka yang ia rasakan hanya panasnya.

KESALAHAN KITA kita hanya merasa gelisah dan TAKUT KEPADA SELAIN ALLAH , bahkan hampir sebagian kehidupan diisi dengan ketakutan. Kita takut dan cemas akan terlambat, takut akan tersalah, takut akan terburu2, takut tidak makan, takut dimarahi dsb.

Tidak ada tutup kecuali suatu saat akan terbuka, tidak ada ikatan kecuali suatu saat akan terlepas. Tidak ada sesuatu yang jauh kecuali akan mendekat. Tidak ada yang hilang kecuali akan ditemukan. Tetapi ingatlah semua itu membutuhkan proses dan waktu. Kegagalanmu dalam meraih suatu kesuksesan di satu tempat akan engkau temukan gantinya ditempat lain dan hal tersebut akan dipandang sebagai sesuatu yang bernilai dan bermanfaat dimata orang lain.

Diatas segalanya hanya orang- orang yang bertakwalah yang benar-benar akan berbahagia.

SELAMAT BERBAHAGIA......
(Dr. Aidh Al-Qarni)

bidadari ada di bumi

Pernahkah terlintas dalam hatimu ya ukhti,saudaraku muslimah untuk menjadi bidadari didunia dan akhirat nanti?.pernahkah kau membayangkan betapa cantik dan anggunnya ia,menjadi incaran dan simpanan hamba-hamba Allah yang shaleh dan bertakwa.pernahkah engkau mengangankananya? Pernahkah memimpikannya? Tidakkah hatimu bergerak untuk segera meraihnya?sesungguhnya bidadari dunia adalah ia para wanita yang shalihah,memurnikan ibadah hanya untuk-Nya semata,hatinya selalu takut dan terikat dengan Rabb-Nya,menaati dalam keadaan sendirian ataupun dihadapan banyak manusia.sosok yg merindukan keridhaan Allah dan rasul-Nya.

Selalu terbayang dipelupuk matanya surga yg dijanjikan Allah menantinya dari pintu manapun ia suka,ia bisa memasukinya.hatinya selalu menimbang dengan timbangan akhirat sehingga urusan dunia yg bertentangan dg syariat Allah dan Rasul-Nya akan mudah ia singkirkan dan tinggalkan

Dumai betapa elok dah indah akhlaknya, bila ia belum bersuami maka berbakti kepada kedua orangtuanyalah ladang amalnya memanfaatkan kesempatan yg berharga ini dg berusaha mendapatkan keridhaan-nya.meminta-nya dari keduanya.bila ia telah bersuami maka bersemangatlah hatinya untuk berbakti kepada suaminya,menemani sang suami dalam keadaan suka dan duka,,mendidik anak-anaknya agar mereka berjalan diatas sunnah dan manhaj yang benar.berani meluruskan suami apabila ia bersalah dengan bahasa yg lembut dan bersabar atas kekurangannya.membantu suami dalam menaati Rabb-Nya,sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan hamba-hamba-Nya.jika engkau bersabar dan istiqomah maka insya Allah engkau kan menjadi penghuni surga yg cantik jelita itu...

Janganlah engkau resah dan gundah,merasa kecewa hatimu karena melihat sulitnya jalan untuk meraih kesana.jalan itu akan mudah engkau tuju apabila engkau memohon pertolongan-Nya dalam setiap desah nafasmu. Sehingga segala tindak tandukmu selalu dalam bimbingan-Nya.dan,renungkanlah apabila engkau berhasil mencapai predikat wanita shalihah (bidadari dunia) semua adalah karena dari Rabbmu semata,bersyukurlah atas nikmat ini dan janganlah sekali-kali engkau takabur.ingatlah selalu firman-Nya:

"dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan pertolongan Allah."(QS Hud:88)

semoga Allah memberkahi kita semua wanita-wanita muslimah diatas muka bumi ini yang bercita-cita ingin menjadi bidadari-bidadari diatas dunia ini dan tentu saja dia akhirat nanti,insya Allah..,