Tampilkan postingan dengan label Tahajud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahajud. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juli 2012

111 CARA MUDAH ANDA UNTUK BANGUN SHALAT MALAM (CARA 1 – 7)

CARA 1
IKHLAS DALAM SHALAT MALAM

(Dari Buku : "Mudahnya Shalat Malam : 111 Cara Agar Anda Mudah Bangun Shalat Malam " karya Abu Al-Qa'Qa Muhammad Ibn Shalih )

Wahai jiwa bersikaplah ikhlas, niscaya engkau akan merasa bebas

Dalam AL QURAN , Allah telah memberi tahu akan pentingnya ikhlas karena Allah memberi pengetahuan tentang ikhlas dan akibatnya jika tidak ikhlas

Az-Zumar (39) No. Ayat : : 65

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

39.65. Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.

Di samping itu Rasulullah juga bersabda dari ABU hurairah r.a. :

Barangsiapa mencari ilmu yang seharusnya diniatkan untuk mengharap ridha Allah maka tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapat bagian di dunia, maka ia tidak akan mencium wangi surga pada hari kiamat nanti (HR. Ahmad dan Abu Daud dishahihkan oleh Al Bani dalam Shahih al Jami no.6159)

Amal yang baik hanya bisa tercapai dengan hati bersih, hati bersih bisa diraih dengan niat ikhlas.


Siapa yang membersihkan niatnya hatinya akan suci
Dan siapa mengotori niatnya maka hati akan kotor.

Ibnu AL Qayyim berkata, Keikhlasan adalah apa yang tidak diketahui oleh malaikat hingga dia menuliskannya, dan dia tidak diketahui oleh musuhnya hingga merusaknya, tidak merasa ujub(sombong) pelakunya, hingga dia mencarinya"

Ilmu bergantung amal, amal bergantung keikhlasan. Dan keikhlasan akan pemahaman Allah Azza Wa Jjala

AL Fudhail berkata, "Meninggalkan amal karena manusia termasuk Riya, sedang beramal karena manusia adalah syirik. Ikhlas adalah ketika Allah menjadikan sikapmu berada diantara keduanya".

Seberapa besar niat seorang hamba, semangatnya, itikadnya, dan keinginannya dalam mengerjakan kebaikan, maka sebesar itu pula pertolongan Allah akan turun kepada hamba-hambaNya sesuai dengan semangat, niat dan keinginan mereka. Dan kehinaan Allah juga akan turun bila niat yang buruk dan tidak bersih.

Allah meletakkan taufik pada wilayah yang tepat dan mendatangkan kehinaan pada momen yang tepat.

Allah Maha Mengetahui Yang Maha Bijaksana...



CARA 2
MERASA DIPANGGIL ALLAH UNTUK SHALAT MALAM

Cara kedua adalah merasa diri ini dipanggil Allah dan menghadirkan di hati dan pikiran Anda bahwa Rabb Yang Maha Besar sedang memanggil untuk sebuah urusan besar yang harus diselesaikan di malam hari, sebelum urusan yang maha besar harus diselesaikan saat hari pembalasan. Artinya dengan shalat malam, kita memohon ampunan keringanan dosa dan besarnya ampunan untuk memperingan perhitungan di hari kiamat.


Allah memerintahkan Nabi Muhammad Salallahu'alaihiwassalam dan sahabat serta semua umatnya untuk mengerjakan shalat malam. Firman Allah :
Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ

73.1. Hai orang yang berselimut (Muhammad),

قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلاً

73.2. bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari , kecuali sedikit (daripadanya),

نِصْفَهُ أَوِ انقُصْ مِنْهُ قَلِيلاً

73.3. (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلاً

73.4. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan.

Sa'd ibn Hisyam ibn Amir bertanya pada Aisyah r.a tentang shalat malam Nabi. Aisyah menjawab :

"Bukankah kamu sudah membaca "Wahai Orang Berselimut (Muhammad) ?", sesungguhnya Allah mewajibkan shalat malam, maka Nabi dan para sahabat terus menerus mengerjakan shalat malam. Allah menahan kewajiban shalat malam itu selama 12 bulan hingga pada akhir surat Al Muzzamiil ini, Allah menurunkan ayat yang mengisyaratkan keringanan. Sejak saat itu shalat malam menjadi shalat sunnah hukumnya, setelah sebelumnya diwajibkan (HR. Muslim)

Ada 2 faedah dalam sebutan al-Muzzammil ini (yang berselimut):

1. Kelembutan dari Allah kepada hambaNya
2. Peringatan kepada setiap orang berselimut pada malam hari agar bangun untuk shalat malam dan zikir kepada Allah.

Sayyd Quthub berkata : Ini adalah seruan dari langit, dari Rabb Maha Tinggu dan Maha Besar, untuk sebuah urusan besar menantimu. Bangunlah dengan bersusah payah. Bangunlah dengan berusaha keras. Untuk sebuah perkara yang agung.

Al-Isra' (17) No. Ayat : : 79

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَاماً مَّحْمُوداً

17.79. Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.


Sayyd Quthb menafsirkan ayat ini :

Dengan shalat malam, bacaan Qur'an, tahajud dan pertalian yang abadi dengan ALlah , itulah jalan yang akan mendatangkan kedudukan terpuji. Rasulullah diperintahkan untuk shalat tahajjud dan membaca Quran agar sampai kepada kedudukan terpuji yang dipersiapkan oleh Rabb Nya.--padahal beliau adalah Manusia Pilihan. Maka betapa ini lebih perlu manusia-manusia lain pada wasilah-wasilah ini untuk meraih kedudukan mulia dipersiapkan bagi mereka. Itulah bekal perjalanan mulia yang harus dimiliki.

Al-Insan (76) No. Ayat : : 26

وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلاً طَوِيلاً

76.26. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang dimalam hari.

AL Qasimi menafsirkan bahwa ini maksud Allah memotivasi Nabi untuk mengerjakan shalat malam dan seukuran waktu yang baik adalah tengah malam atau lebih dari tengah malam (1/3 malam terkahir).

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda :

"Pada setiap malam, Allah turun ke langit dunia ketika seperlima malam pertama habis. Lalu Dia berfirman : "AKULAH RAJA ! AKULAH RAJA ! SIAPA SAJA BERDOA KEPADA-KU PASTI AKU KABULKAN.
SIAPA MEMINTA KEPADA-KU PASTI AKU BERIKAN
SIAPA MEMOHON AMPUNAN KEPADA-KU AKU AMPUNI.
ALLAH TERUS BERFIRMAN DEMIKIAN SAMPAI FAJAR TIBA (HR. MUSLIM)

Wahai Saudaraku, apabila malam datang, duduklah kalian dalam hati yang terbelah. Masuklah kalian menjadi orang yang hina dan tak bernilai di hadapanNya. Lapangkan genggaman dan bersedekahlah kepada Allah. Mudah-mudahan tidak ada penyesalan hari ini dan esok hari.


CARA 3
RASUL PUN MENGAJAK KITA SHALAT MALAM

(Dari Buku : "111 Cara Agar Anda Mudah Bangun Shalat Malam" karya Abu Al-Qa'qa Muhammad Ibn Shalih)

Cara ketiga ini bisa membuat Anda semangat untuk mendirikan shalat malam, termotivasi untuk selalu bermunajat kepada Allah Ta'ala dan bersimpuh di hadapanNya pada waktu malam, adalah dengan mengetahui bahwa Nabi Muhammad Sallallahu'alaihiwassalam mengajak kita kepada satu kebaikan yang sangat tinggi nilainya. Kenikmatan yang menghantarkan kita menuju perilaku orang-orang shalih zaman dulu,para imam dan para ulama.

Bukankah kita sangat mencintai Nabi Muhammad Sallallahu'alaihi wassalam ?
Jika kita mencintainya, maka ikuti perilaku beliau yang lambungnya sangat jauh dari tempat tidur di 1/3 malam akhir.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Sallallahu'alaihiwassalam bersabda :
"Shalat paling utama setelah shalat wajib adalah shalat pada waktu tengah malam. Dan puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa bulan Muharram (HR Muslim)

Abdullah ibn Salam raddiallahu'anhu pernah berkata : "Ketika Rasulullah Sallallahu'alaihiwassalam datang ke Madinah , orang -orang dengan terburu-buru mendatangi beliau. Sewaktu aku mengamatinya, aku mengetahui bahwa beliau tidak memiliki wajah pendusta. Ucapan pertama yang aku dengar dari beliau adalah :
"Sebarkan Shalat, berikan makanan pada orang yang meminta, sambungkan tali silaturahim, dan shalat pada waktu malam ketika orang lain tidur, pasti kamu masuk surga ( HR. AHmad dan Al Tirmidzi mengatakan bahwa status hadits ini adalah hasan shahih)

Dari Abdullah bin Amr ra. ,Nabi Sallallahu'alaihiwassalam pernah bersabda: "Shalat paling dicintai Allah adalah shalat Nabi Daud. Puasa paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Daud. Dia tidur tengah malam, bangun 1/3 malam, lalu tidur lagi pada 1/6 malam. Dia puasa satu hari dan berbuka pada satu hari lainnya "(HR Al-Bukhari dan Muslim)

Bilal r.a pernah menuturkan dari Rasulullah pernah bersabda : " Hendaklah kalian mengerjakan shalat malam karena shalat tersebut merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, momen taqqarrub kepada Allah, penghalang dosa, penghapus kejelekan, pencegah penyakit yang bisa timbul dari dalam tubuh (HR. Al Tirmidzi, Al-Baihaqi, dan Al Hakim.shahih)

Nabi Muhammad sallallahu'alaihiwassalam menjadikan shalat malam sebagai perbuatan para pelaku kebaikan (al-abrar) . Anas r.a pernah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw pernah bersabda : Allah menjadikan bagi kalian shalat--doa--orang yang berbuat kebaikan. Mereka bangun dan mengerjakan shalat pada waktu malam dan berpuasa pada siang hari. Mereka bukanlah orang - orang berbuat dosa dan bukan pula orang-orang yang jahat.

Disamping itu Nabi Muhammad saw juga menyifati orang-orang yang rajin shalat malam sebagai sebaik-baiknya manusia.
Ibn Umar r.a meriwayatkan Rasulullah saw bersabda : "Sebaik-baik lelaki adalah Abdullah ibn Umar kalau dia mengerjakan shalat malam". Salim berkata , "setelah mendengar sabda Rasulullah tersebut, Abdullah ibn Umar tidak pernah tidur pada waktu malam kecuali sebentar saja,".

Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad saw pernah bersabda : "Sesungguhnya Abdullah ibn Umar adalah laki-laki shaleh, jika dia memperbanyak mengerjakan shalat malam (HR.Bukhari Muslim)



CARA 4
NIKMAT NYA SHALAT MALAM

(Dari Buku : "111 Cara Agar Anda Mudah Bangun Shalat Malam" karya Abu Al-Qa'qa Muhammad Ibn Shalih)

Seseorang tidak akan bisa merasakan nikmatnya shalat, indahnya bermunajat dan asyiknya bermesraan dengan Allah, jika shalat belum menempati tempat utama di dalam hatinya. Dia tidak akan merasakan apa-apa jika dia belum sampai pada derajat menjadikan shalat sebagai penyejuk hati, penggembira jiwa, pelapang dada, penyembuh sakit, penghilang rasa gundah, dan pelepas kesempitan.

Begitulah yang dirasakan esensi shalat oleh keadaan para Ulama Salaf Saleh sewaktu mengerjakan shalat. Mereka benar-benar merasakan kenikmatan tiada tara saat dan sesudah shalat malam.

Abdullah Ibn Wahb berkata,"Setiap kenikmatan dunia hanya memiliki satu momen yang bisa dinikmati.

Sedangkan ibadah, ia memiliki 3 kenikmatan :
1. Bila sedang dikerjakan
2. Bila mengingatnya
3. Bila diberikan pahalanya"

Muhammad Ibn Al-Munkadir berkata: "Tidak ada yang tersisa dari kelezatan duniawi kecuali 3 hal :
1. Shalat Malam
2. Bertemu dengan saudara seiman
3. Menunaikan shalat berjama'ah"

Mu'dhid Al-'Ajali berkata,"Kalaulah tidak ada (1)dahaga kala hijrah (2) Panjangnya malam pada musim dingin (3) nikmatnya bertahajud dengan membaca Qur'an , maka niscaya aku akan terus menjadi lebah jantan"

SYAIR YANG SUNGGUH INDAH DARI PARA PECINTA SHALAT MALAM :

"ORANG-ORANG MENANGIS MENGADU KEPADA YANG MAHA PENGASIH

Air mata menetes tak henti-hentinya
Dunia amat merindukan dan ingin memeluk mereka
Kapan saja mereka bersimpuh di hadapan Rabb Nya"

Abdul Aziz Al-Razi pernah ditanya "kenikmatan apa yang masih tersisa darimu?". Dia menjawab,"Ketika aku berada di suatu tempat gelap, dan aku bisa bermesraan dengan Rabb-Ku"

Muslim Al-ABid berkata "Bagi para pelaku ketaatan, tidak ada sesuatu didunia yang terasa lebih nikmat daripada menyendiri untuk bermunajat kepada Rabb mereka. Tidak ada sesuatu yang dicintai oleh mereka di akhirat selain mendapat pahala yang amat besar. Dan tidak ada nikmat yang melebihi kenikmatan mereka untuk segera bisa memandang Allah Azza Wajjala"

Yazid bin Abn berkata : "Tahajud dapat menyejukkan mata para pelaku ibadah, sedang dahaga kala berpuasa membuat hati mereka bahagia ketika bertemu dengan Allah"


Alangkah indahnya yang dikatakan Abu Sulaiman Al-Darani," Jika seseorang lalai belum pernah menangis sepanjang hidupnya kecuali terhadap nikmatnya shalat malam yang tidak pernah ia kerjakan, sepantasnya ia menangisi hal tersebut hingga ia meninggalkan dunia"



CARA 5
MEMPERHATIKAN POSISI TIDUR

(Dari Buku : "111 Cara Agar Anda Mudah Bangun Shalat Malam" karya Abu Al-Qa'qa Muhammad Ibn Shalih)

Diantara cara yang bisa membantu Anda untuk bangun shalat malam adalah tidur dengan menyamping ke sebelah kanan. Hal ini sesuai contoh Rasulullah yang selalu tidur menyamping ke sebelah kanan. Cara ini juga dapat membantu seseorang cepat bangun dan menjauhkannya dari terlalu lelap tidur.

Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah Salallahu walaihiwassalam bersabda :
"Apabila salah seorang kalian hendak tidur, maka hendaklah ia mengibas-ngibaskan selimutnya , karena dia tidak akan tahu apa yang bisa menimpanya. Lalu berbaringlah dengan cara menyamping ke sebelah kanan, kemudian ucapkanlah :
BISMIKA RABBI WADHA'TU JANBI WA BIKA ARFA'UHU IN AMSAKTA NAFSI FARHAMHA WA IN ARSALTAHA FAHFAZHHA BIMA TAHFAZHU BIHI IBADAKA AL-SHALIHIN
(Dengan menyebut namaMu , wahai RabbKu, aku meletakkan punggungku dan aku mengangkatnya. Jika engkau menahan jiwaku, maka kasihanilah ia. Dan jika Engkau mencabutnya, maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba Mu yang shaleh) (HR. AL-Bukhari, Muslim dan Daud).

Al-Barra' ibn 'Azib meriwayatkan bahwa Nabi Salallahu'alaihiwassalam bersabda ; ''Apabila engkau hendak tidur, maka berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat, kemudian berbaringlah dengan menyamping sebelah kanan....(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hafshah ra. menuturkan 'Rasulullah bila hendak tidur , beliau meletakkan tangan kanannya dibawah pipinya yang kanan (HR. Al-Thabarani, hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-jami no. 4523 )


Nasihat dari Ibnu Al Qayyim :

"Cara tidur Rasulullah yang menyamping ke sebelah kanan mengandung rahasia hikmah besar yaitu bahwa hati selalu terikat di samping sebelah kiri. Apabila seseorang tidur dengan menyamping ke kiri, pasti hati akan tenggelam dalam tidurnya. Hal ini disebabkan hati berada dalam kondisi istirahat hingga terlelap dalam tidurnya. Maka tidur menyamping sebelah kanan , maka hati akan terus bimbang dan tidak lelap dalam tidurnya karena hati terus mencari posisi yang tenang, yakni sebelah kiri.
karena itu para medis menganjurkan agar tidur menyamping sebelah kiri untuk kesempurnaan istirahat dan tidur nyenyak. Dan Para Pemilik Syariat menganjurkan tidur menyamping sebelah kanan agar tidur tidak terlalu pulas, sehingga bisa bangun malam.

Dengan demikian tidur menyamping sebelah kanan bermanfaat untuk hati, sedang tidur menyamping sebelah kiri berguna untuk badan ( Kitab Zad Al Maád )

Inilah karunia Allah yang besar untuk manusia, hingga posisi tidur pun bisa menentukan seseorang bisa bangun tengah malam, dan tentunya diiringi dengan keikhlasan dan niat tekad yang kuat bulat untuk bisa menunaikan Shalat yang mulia, setelah shalat fardhu, shalat Tahajjud.


CARA 6
SHALAT MALAM MENYEMBUHKAN HATI YANG LALAI

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

(Dari Buku : "111 Cara Agar Anda Mudah Bangun Shalat Malam" karya Abu Al-Qa'qa Muhammad Ibn Shalih)

Sifat Lalai adalah penyakit berbahaya dan menyimpang. Penyakit ini akan menimpa hati yang selalu tenggelam dalam hal mubah ,bermalasan-malasan dalam ketaatan , dan hanyut dalam segala kenikmatan. Fokuslah untuk bemunajat kepada Allah , sedangkan ketika itu obat yang ampuh akan datang dengan izin Allah, yakni shalat malam.

"Barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca sepuluh ayat Qur'an, dia tidak dituliskan termasuk orang-orang yang lalai. Barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca 100 ayat Qur'an , dia akan dituliskan termasuk dalam orang yang Qunut. Dan barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca 1000 ayat Qur'an dituliskan dalam sebagai orang yang kaya" (HR. Abu Daud, Ibnu Khuzaimah dan Ibn Hibban, dihasankan oleh Al Albani dalam SHahih Al-Targib wa Al-Tarhib no.635)

Dari Abu Hurairah , Rasulullah bersabda :
"Barangsiapa menjaga shalat-shalat wajib , dia tidak dituliskan sebagai orang yang lalai. Dan barangsiapa yang dalam shalat malamnya membaca 100 ayat , tidak dituliskan sebagai orang yang lalai, tetapi ditetapkan orang yang Qunut"(HR Al-Hakim dan Ibn Khuzaimah, dishahihkan Al-Bani dalam Al-Silisilah Al-Shahihah no.643)

Barangsiapa shalat malam dengan membaca 100 ayat , tidak dituliskan sebagai orang yang lalai. Dan barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca 200 ayat , akan ditetapkan sebagai orang QUnut nan Ikhlas" (HR Al-Hakim dalam Al-Mustadrak , hadits shahih berdasar syarat Imam Muslim)

Orang yang tidur dan meninggalkan shalat malam disebut sebagai Rasulullah :
"Orang itu telah dikencingi kedua telinganya oleh setan"(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Menurut Ibn Hajar, makna setan kencing artinya setan menguasai manusia itu dan meremehkannya dengan menmbuatnya seperti WC yang dipersiapkan untuk buang air. Karena biasanya yang dianggap remeh selalu dijadikan tempat buang air.

Obat HATI ada 5 menurut Yahya Ibn Mu'adz Al-Razi :

1. Membaca Qur'an dan makna nya sambil mentafakurinya
2. Perut kosong disiang hari
3. Mengerjakan Shalat Malam
4. Merendah diri pada waktu shahur
5. Bergaul dengan orang-orang shaleh

Bangun malam memiliki keistimewaan dalam meredam gejolak kebinatangan yang hinggap pada diri manusia seperti keterikatan dengan mewahnya dunia, syahwat, kelezatan , kesombongan dll. Kedudukannya seperti ANTI TOKSIN.
Oleh karena itu ada kebiasaan di kalangan sebagian orang, apabila mereka ingin membentuk seekor binatang menjadi binatang pemburu yang bagus, mereka akan membuat binatang tsb tidak banyak istirahat dan membiarkannya lapar "


CARA 7
ALLAH MENGAWASI SHALAT MALAM KITA


Salah satu cara yang bisa memudahkan kita bangun shalat malam adalah dengan merasa bahwa Rabb Anda Yang Maha Tinggi selalu mengawasi saat Anda mengerjakan shalat malam tersebut.

Sebab seorang hamba yang fakir, bila ia melihat tuannya mengawasi dan memperhatikan kerjanya, maka hilanglah keletihan yang ia rasakan.
Dalam kondisi seperti inilah maka kita memohon ridha Tuhan Rabb Yang Maha Besar dan Maha Lembut.

Ash-Shu'ara (26) No. Ayat : : 217-220

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ
Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, (217)



الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ

26.218. Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk shalat)


وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

26.219. dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.



إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ


26.220. Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Atau ada di Qur'an Surat Al Muzzammil (73) ayat 20 :

73.20. Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu.....


Sayyid Qutb mengatakan :

"Dalam Ayat ini terdapat kasih sayang dan ketenangan bagi kaum mukminin. Maknanya Allah melihat shalat malam yang kita kerjakan. Anda dan orang-orang yang bersama dengan Anda menghadap dalam timbangan Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui bahwa Anda dan mereka yang selalu jauh dari ranjang mereka, meninggalkan empuknya kasur pada malam dingin dan tidak mendengar seruan ranjang-ranjang tetapi mendengar seruan Allah.


Ibn Mas'ud r.a meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Salallahu'alaihiwassalam bersabda :
"Allah kagum dengan 2 jenis manusia :

1. Seseorang yang bangun dari tempat tidurnya , mengabaikan keluarga dan kekasihnya , untuk melaksanakan shalat malam, lalu Allah Azza Wajjala berfirman : " Wahai Malaikat-Ku, Lihat hamba-Ku yang bangun dari tempat tidurnya, meninggalkan keluarga dan yang dikasihinya , untuk melaksanakan shalat malam karena rindu untuk mendapatkan apa yang ada di sisi-Ku"

2. Seseorang yang berperang di jalan Allah. Dia dan lainnya mengalami kekalahan dan menyadari akibat kekalahan itu, serta mengetahui juga ada pahala yang akan didapat jika kembali berperang. Lalu orang ini kembali berperang hingga akhirnya terbunuh. Allah berfirman kepada malaikatNya :
"Wahai Malaikat-Ku, Lihat hamba-Ku yang kembali berperang karena mengharap dan rindu dengan apa yang Kumiliki hingga akhirnya dia terbunuh"
(HR.AHMAD ,Abu Yá'la, Al-Thabarani dan Ibn Hibban. Dihasankan oleh A-Albani dalam Shahih Al-Targhib wa Al-Tarhib (1/258)

Mari saudarakau dan sahabatku, bangunlah pada waktu malam, ber-istighfarlah kepada TuhanMu dari kekuranganMu dan banyaknya tidur yang kamu lakukan, menangislah seolah-olah engkau sedang patah harapan, dan memohonlah kabulnya permintaan kepada RabbMu yang Maha Pengabul dan Pengasih...


Sungguh hidangan kenikmatan telah disediakan pada malam-malam gelap gulita. Tidak seorang pun dari kita kecuali akan diseru.
Wahai orang-orang Mukmin, bersegeralah !
Alangkah beruntung orang yang menjawab , dan ternyata dia benar...
Dan celaka bagi orang yang diusir dari pintu kebaikan !
Wallahu'alam bishawab


http://laillanm.blogspot.com/2010/10/111-cara-mudah-anda-untuk-bangun-shalat.html

Minggu, 27 November 2011

Tahajjud Sholat malam=Obat Stress. Membentuk Iman dan Merubah Perasaan Hati

Membentuk Iman dgn Sholat malam/ Tahajjud. Mencegah & Mengatasi Stress dgn Sholat malam/ Tahajjud.

Membersihkan Hati & Penyakit Hati. Obat- Penyakit Hati. Pengobatan Alternatif Melalui Sholat Malam (Tahajjud). Kunci Mencapai Nafsul Mutmainnah. Manfaat zikir.

Assalamualaikum wr. wb.

“sesungguhnya orang-orang yang beriman itu ialah, mereka yang bila disebut (mendengar) nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”. Al-Anfal ayat 2.

Apakah anda merasakan getaran di hati ketika mendengar kalimat-kalimat Allah, Adzan atau ayat-ayat Al-Quran ?……………………….. Jika tidak, berarti anda belum………………………. Belum banyak melakukan amalan-amalan sunnah.

Banyak macam-macam amalan sunnah yang bisa menimbulkan getaran di hati ketika kita mendengar ayat-ayat atau kalimat-kalimat Allah. Di antaranya yaitu sholat dan zikir lisan. Zikir lisan yaitu membaca Al-Quran dan menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang.

“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama Allah), zikir yang sebanyak-banyaknya”.Al-Ahzab ayat 41.

Seperti: Subhanallah, Alhamdulillah, Laailaahaillallah, Allahu-Akbar, Asstagfirullah juga Asma’ul-Husna dan lain -lain. Semakin banyak kita membaca Al-quran atau menyebut kalimat-kalimat Allah, maka semakin kuat getaran di hati yang kita rasakan ketika mendengar kalimat-kalimat/ nama-nama Allah. Artinya semakin kuat iman kita. Dampak atau efek dari getaran itu mulai terasa setelah kita mengamalkannya.

Para pembaca yang mulia. Pada postingan ini penulis akan membahas mengenai: Pengaruh getaran di hati ketika selesai melaksanakan sholat, tentunya sholat sunnah yang paling utama (muakad) yaitu sholat malam atau Tahajjud.

Cobalah bangun tengah malam, lalu wudhu, kemudian sholat dua raka’at dua kali, ditambah witir satu raka’at. Jadi semuanya lima raka’at. Setelah itu bacalah Al-Quran paling sedikit lima menit. Ini adalah perintah Allah dalam Surat Al-Muzzammil. Jika anda amalkan itu selama tiga hari berturut-turut, maka anda akan merasakan getaran di hati ketika mendengar kalimat-kalimat atau ayat-ayat Allah. Perasaan getaran di hati itu katakanlah getaran iman. Sebagian orang mengatakannya energi positif. Tapi karena istilah tersebut juga digunakan oleh berbagai agama dan kepercayaan yang berbeda. Maka, kita ganti saja istilah energi positif itu dengan getaran iman.

Kembali kepada getaran iman. Perasaan getaran iman itu membuat hati kita takut untuk berbuat dosa, terhindar dari godaan dan gangguan syetan atau sihir, dan tahan terhadap ujian atau cobaan yang menimpa. Perasaan itu biasanya mulai timbul ketika kita sedang atau selesai mengamalkannya. Bahkan terkadang setelah berkali-kali mengamalkannya. Namun apabila kita ingin cepat mendapatkannya, caranya mudah. Lakukan saja Tahajjud dengan sebelas raka’at, lalu zikir atau bacalah Al-Quran selama setengah jam atau lebih. Semakin banyak zikrullah, maka semakin cepat kita dapatkan getaran iman tersebut. Gejala-gejalanya seperti: Air mata mulai menetes berulang-ulang secara tiba-tiba. Tangisan itu membuat perasaan hati menjadi rendah. Merasa tidak berdaya dihadapan Allah. Meluluhkan sifat-sifat sombong yang selama ini pernah kita perbuat. Bayangan dosa-dosa masa lalu melekat dalam ingatan. Sambil menyesalinya, sesekali meneteskan air mata. Hati, badan dan fikiran merasakan getaran Allah, Allah, Allah. Tiada yang lain selain Engkau Yaa Allah. Rabbul Aalamiin. Saat itulah hati mulai terisi iman. Ibarat HP yang baru di charge, maka baterainya mulai terisi. Perasaan ini adalah proses transisi dari lemah iman menjadi lebih kuat. Perasaan ini juga bisa dialami oleh orang yang imannya kuat dan stabil (amalan sunnahnya banyak), dikarenakan ia baru saja bertaubat, setelah ia khilaf berbuat dosa. Persaan ini adalah perasaan cinta dan rindu seorang hamba kepada Tuhannya. Perasaan ini seperti seorang insan yang sedang merindukan pasangannya. Hanya saja bedanya. Jika perasaan cinta dan rindu kepada Tuhannya itu adalah iman, yang didapat melalui banyak- banyak beribadah. Sedangkan perasaan Cinta dan rindu kepada manusia itu adalah nafsu, yang didapat dengan sendirinya tanpa perlu usaha. Jika manusia merasakan perasaan cinta dan rindu terhadap pasangan atau kekasihnya. Tentunya ia tidak ingin melupakannya. Apalagi sampai mengkhianatinya. Begitu juga perasaan getaran iman yang dirasakan oleh orang-orang yang beriman . Ia juga tidak ingin melupakan bahkan sampai mengkhianati Kekasihnya yang abadi. Allah Ar-Rohmaan Ar-Rohiim.

Perasaan getaran iman itu apabila stabil (amalan tahajjudnya terus-menerus) sangat dahsyat khasiatnya untuk kekebalan tubuh (sistem imun) terhadap penyakit dan juga sihir. Tentunya ini sangat baik bagi yang berusia lanjut. Bahkan bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang dokter tidak bisa menanganinya. Sudah banyak buktinya. Salah satu buktinya adalah Prof. Dr. Moh. Sholeh. “Saya dulu pernah mengidap penyakit kanker kulit (1982-1986). Dokter sudah angkat tangan. Namun Tahajjud menyelamatkan saya. Setelah itu saya dinyatakan sembuh sama sekali,” ujar Prof. Dr. Moh. Sholeh. Sumber: Republika.

Jika anda ingin tahu banyak mengenai manfaat sholat malam (Tahajjud). Anda bisa dapatkan buku-bukunya di toko buku Wali Songo Senen, atau infonya di Google search dengan mengetik kata kunci “Prof. Dr. Moh. Sholeh,” di sana akan anda temukan banyak informasi seputar kisah seorang Dokter Mohammad Sholeh, dari pernah menderita penyakit kanker kulit yang parah, kemudian ia meneliti manfaat sholat malam (Tahajjud) bagi kesehatan secara ilmiah berdasarkan ilmu kedokteran, hingga membuka klinik terapi sholat Tahajjud (sholat malam), sehingga banyak sekali para penderita penyakit yang menjadi jamaahnya. Anehnya. Tidak sedikit di antara jamaahnya adalah Dokter.

Manfaat lain dari getaran iman adalah bisa membuat manusia tertahan/ terbatasi dari nafsu duniawi. Sekalipun itu nafsu syahwat yang sulit ditahan. Karena getaran iman itu adalah perasaan hati yang telah dibentuk oleh manusia melalui banyak-banyak beribadah, lalu diberikanlah oleh Allah suatu perlindungan ke dalam hati manusia melalui MalaikatNya (Q-S: Al-Fath ayat 4), yaitu bisa menutupi perasaan hati manusia yang sebelumnya manusia mempunyai sifat-sifat atau kebiasaan-kebiasaan buruk, katakanlah itu sifat sombong, pemarah, dengki, iri, ria, kikir, penzinah dan lainnya yang berhubungan dengan segala penyakit hati. Sehingga manusia mempunyai rasa takut, takut dan takut untuk berbuat dosa, dan bisa dengan sangat-sangat mudah merubah kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, dan terhindar dari segala penyakit hati.

Terhindar dari penyakit hati (syetan di dalam hati) itu maka timbullah ketenangan di hati. Nafsul mutmainnah. Yaitu jiwa (hati) yang tenang. Tidak merasakan kepedihan dan kegelisahan di hati ketika mendapatkan ujian. Anehnya. Tidak ada perasaan takut sama sekali ketika bahaya ancaman kematian mengancam seperti, dalam keadaan gempa (tsunami), Perang, dirampok dan lain-lain. Hati tetap merasa tenang meski dalam keadaan tersebut. Seolah hidup di dunia ini tidak ada apa-apanya. Bukankah perasaan ini yang didambakan bagi setiap orang yang beriman ?…..Selalu siap menerima panggilan malaikat maut pada saat kapanpun. Dimanapun. Menikmati sakaratul maut yang indah.

“Hai jiwa (hati) yang tenang (nafsul mutmainnah). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam surgaKu”. Q-S Al-Fajr ayat 27-30.

Perasaan tidak takut mati ini jelas sangat bertolak belakang dengan orang-orang yang tidak pernah beribadah kepada Allah atau orang-orang kafir. Mereka mempunyai perasaan terlalu mencintai dunia dan takut akan kematian, seperti yang disabdakan rosulullah saw. Tapi bagi hamba Allah yang beriman (memiliki rasa getaran iman) tidak terlalu mencintai dunia dan tidak takut akan kematian. Yang terasa di hati adalah ikhlas ketika mendapat ujian, sabar dan tawakkal.

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang”.Q-S Ar-Ra’d ayat 28.

Para pembaca yang mulia. Dari kesimpulan tulisan di atas telah kita ketahui bahwa setiap melakukan amalan-amalan yang disunnahkan pasti akan membawa manfaat. Baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya jika meninggalkannya bisa membawa mudharat.

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Q-S Al-Isra’ ayat 7.

Kebanyakan orang-orang islam hanya tahu kalau manfaat beramal sholeh hanya didapat di akhirat nanti. Itu karena mereka tidak mau mempelajari Al-Quran dan Hadits. Padahal, untuk memahami Al-Quran dan Hadits tidak mesti harus menjadi seorang Ustadz/zah. Banyak orang yang tidak tahu kalau zikrullah dan sholat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Q-S Al-Ankabut ayat 45. Tulisan di atas telah menjawab semua itu, bahwa sholat yang dapat mencegah perbuatan keji dan munkar tidak cukup hanya dilakukan lima kali dalam sehari. Tapi harus plus sholat sunnah yang utama yaitu sholat malam atau Tahajjud. Karena dulu sholat malam diwajibkan. Setelah turun surat Al-Muzammil ayat 19-20 baru disunnahkan.

Teman-teman yang dirahmati Allah. Jika kita mengamalkan sholat malam (tahajjud) secara terus menerus, maka akan sangat-sangat mempengaruhi hati (membersihkan penyakit hati), mempengaruhi badan (membentuk daya tahan tubuh), dan mempengaruhi fikiran, artinya ada perubahan yang dirasakan dalam fikiran yaitu, tidak ada khayalan dan bayangan keindahan duniawi seperti khayalan dan indahnya cinta, fikiran ngeres, jenuh, bayangan kelam seolah hari depan suram (yang dirasakan ketika seseorang putus asa), prasangka buruk dan fikiran kotor lainnya. Sehingga kita bisa dengan khusuk ketika sedang melaksanakan sholat, karena tidak ada bayangan dalam fikiran yang mengganggu. Karena bayangan itu sesungguhnya adalah syetan yang mempengaruhi fikiran. Jadi ada tiga pengaruh syetan yang menyingkir. Yaitu syetan yang mempengaruhi hati, syetan yang mempengaruhi badan dan syetan yang mempengaruhi fikiran. Jika kita tidak melakukan amalan-amalan ini. Justru yang dirasa dalam hati, badan dan fikiran adalah sebaliknya yaitu, daya tahan tubuh lemah, malas, hati dan fikiran kotor penuh dengan khayalan keindahan duniawi.

Para pembaca yang mulia. Kekuatan getaran iman itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan tersebut. Jika kita meninggalkan amalan-amalan itu, maka getaran iman itu mulai pudar perlahan-lahan dari hati. Ibarat HP yang tidak dicharge. Maka baterainya mulai lemah. Makin lama makin kosong. Alias lemah dan kosong iman. Saat itu hati mulai rentan terhadap godaan dan gangguan syetan (sihir), emosi, depresi dan seluruh penyakit hati lainnya. Dan daya tahan tubuh mulai melemah, terutama bagi orang yang sudah lanjut usia, lalu mudah terserang penyakit.

Anda belum yakin dengan tulisan ini ?………………..Bagaimana mungkin anda bisa mengatakan suatu hidangan rasanya nikmat kalau anda belum pernah mencicipi. He he he… Dicoba dulu, baru anda bisa menilai rasanya. Nah. Supaya anda tahu bagaimana kenikmatan yang dirasakan ketika rutin melaksanakan sholat malam (tahajjud). Tentunya perlu pembuktian secara ilmiah melalui studi perbadingan. Caranya. Coba anda lakukan sholat malam (tahajjud) selama dua bulan penuh. Kemudian anda rasakan perubahan dan pengaruhnya di hati, badan dan fikiran. Dan bagi yang mempunyai penyakit berat, ringan atau kambuhan. Silahkan periksa kembali ke dokter.

Setelah selama dua bulan anda mengamalkannya, coba anda tinggalkan amalan-amalan tersebut. Kemudian anda rasakan juga pengaruhnya ketika kosong (iman) itu di hati. badan dan fikiran. Silahkan bandingkan. Ingat. Ketika anda melakukan studi perbandingan, amalannya haruslah continually atau tiap hari. Tidak boleh libur. Kalaupun libur karena ketiduran. Tidak boleh meninggalkannya lebih dari satu kali. Sebab, semakin banyak libur, maka pengaruh getaran imannya semakin lemah. Alias lemah iman.

Khusus bagi wanita jika berhalangan dianjurkan untuk banyak-banyak berzikir atau mengucapkan kalimat-kalimat Allah berulang-ulang sebanyak mungkin agar tidak kosong iman. Bisa diucapkan sambil berdiri, duduk atau berbaring. Bisa juga diucapkan di dalam angkutan umum atau bis kota. Tidak harus pakai Tasbih.

Mengucapkan kalimat-kalimat Allah berulang-ulang di tempat keramaian bagi yang belum terbiasa memang sangatlah berat. Tapi jika anda memaksakan diri agar lidah anda mengucapkan kalimat-kalimat Allah minimal 100 kali saja, maka niscaya untuk seterusnya anda akan sangat mudah untuk mengucapkannya. Mengapa demikian ?…..Karena syetan yang menahan lidah anda untuk berzikir itu sudah mulai menyingkir dari diri anda. Buktikanlah !…..

Para pembaca yang mulia. Sebenarnya masih banyak lagi yang ingin penulis jelaskan tentang manfaat sholat malam (Tahajjud). Namun jika ditulis dalam satu blog ini, mungkin akan terlalu panjang tulisannya. Maka dari itu. Jika anda masih penasaran ingin mengetahui tema yang berhubungan dengan sholat malam (tahajjud) ini. Silahkan anda buka *Membandingkan Cinta Allah dengan Cinta manusia / harta. *Menggapai cinta Allah.

Teman-teman yang dirahmati Allah. Cukup sampai di sini dulu. Sekian. Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Written by: Ferry Mulyadi
http://obatstress.blogdetik.com/2010/09/14/tahajjud-sholat-malam/

Rabu, 20 April 2011

Menghidupkan Lentera Kehidupan pada 1/3 Malam Terakhir

miftakhurriza.blogspot.com

Terbentang Permadani ke Syurga..
Indahnya malam membelaimu dalam kesunyian..
Menetes hujan hati bermuara di pipi..
Merayu sang ilahi tuk kabulkan pinta hati..

Padamnya lentera kehidupan kan segera kita nyalakan..
Harumnya Surga terasa dapat kita rasakan..
Malam akan bergetar mendengar takbir yang kita kumandangkan..
Saat sholat Tahajud kita dirikan..

Nikmatnya dekapan malam kita tinggalkan..
Panasnya bara api Neraka kan segera kita padamkan..
Melepas kehangatan malam tuk mengambil Kunci Surga yg telah dijanjikan..
Sholat Tahajud sebagai kunci pertolongan yg kita idam- idamkan.

Di sepertiga malam Engkau terjaga..
Sadar… dan memilih untuk menyalakan lentera kehidupan,
Menghentikan mimpi indah yg belum selesai..
Dengan cinta sejati yg selalu mendengarkan suara hati..

Teruslah melanglang di Dunia ini..
Menebar kebajikan dan menghentikan kebiadaban..
Menyeru pada iman..
Walau duri merantaskan kaki dan kerikil mengoyak jari.
Sampai Engkau lelah… sampai Engkau payah…
Sampai keringat dan darah tumpah…

Tapi yakinlah…
Bidadari akan terus tersenyum menunggumu di Surga,
Di jalan cinta para orang beriman.

Dari dua dini hari hingga subuh hampir tersentuh, waktu-waktu ini akan kita sambut dengan wajah penuh cahaya. Sepertiga malam terakhir adalah malam yang bertabur mukjizat. Tetesan dan percikan air wudlu yang jatuh membasahi bumi menambah indahnya malam yang penuh keheningan. Tenang dan syahdu. Kita pun mengerjakan shalat tahajud. Shalat yang didirikan setelah terjaga dari tidur.

Cobaan yg menerpa kadang membuat kita tersungkur dan merintih kesakitan. Ujian yg menghadang sering membuat kita kuwalahan dan menumpahkan air mata yang tiada tara. Permasalahan Dunia yg tak kunjung reda kadang membuat pundak dan kepala kita terasa sangat berat dan ingin segera mengakhiri hidup kita yg berharga. Namun, kadang buaian kenikmatan Dunia juga membuat kita melupakan segalanya. Astagfirullah hal’adzim…

Mengapa itu semua bisa terjadi..?
Jawabannya hanya 1 yaitu : ‘Karena kita jauh dari Allah’. Yakinlah bahwa semua terpaan kehidupan ini pasti ada jalan keluarnya. Dan sekeras apapun cobaan yang menghantam kita, tetap lebih besar ‘Kekuasaan dan Pertolongan Allah’. Jadi apa yang kita takutkan dalam hidup ini..?

Jika ingin melangkah dengan mudah di Dunia ini, maka ajaklah Allah dalam setiap langkah dan nafas kita. Di saat orang- orang sedang tidur lelap di balik dekapan dan kehangatan malam, maka kita harus bangun… Bangun untuk Tahajud. Kita berbeda dengan orang lain. Dalam Group ‘Tahajud Call Community’ yang kita bentuk bersama- sama, setiap harinya insyaallah ada lebih dari 3000 orang yang selalu berusaha menghidupkan lentera kehidupan pada 1/3 malam yg terakhir dgn sholat Tahajud.

“Mereka itu tidak sama; di antara Ahli kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). (Q.S Al Imran : 113).

Orang- orang yg mempunyai kadar keikhlasan sangat tinggi, yg rela mengorbankan sejenak dari waktu tidur mereka untuk melaksanakan Tahajud. Orang- orang yg selalu berusaha mengetuk pintu Surga dengan rintihan doa dan dzikir mereka. Serta berusaha memadamkan panasnya bara api neraka dengan tetesan air mata mereka.

Orang- orang yg selalu yakin dengan pertolongan Allah, yg tidak pernah mengeluh dalam menjalani sempitnya kehidupan. Orang- orang yg mempunyai pandangan jauh ke depan, yg tidak hanya ingin menaklukkan urusan Dunia saja. Namun juga ingin menggapai urusan Akhirat. MasyaAllah…

Dalam kitab Al- Madkhal, Ibnul Haaj, disebutkan bahwa Shalat Tahajud dapat menggugurkan dosa, sebagaimana angin kencang menggugurkan daun- daun kering dari dahan pohon. Dapat menyinari hati, sehingga wajah selalu terlihat cerah. Dan dapat menghilangkan rasa malas serta kemauan keras.‘Sholat malam dapat mengantarkan kita melewati jembatan Shiratal Mustaqim bagaikan kilat yg menyambar’. “Sholat malam adalah cahaya bagi orang- orang mukmin di hari Kiamat. Ia akan berjalan di hadapan dan di belakang cahaya tersebut” (Yazid Ar Roqosyi).

Semoga artikel ini dapat sedikit memberikan kesejukan hati kepada kita dalam menjalani permasalahan kehidupan. Membuat kita menjadi orang- orang yg tangguh dan kuat, yg tidak pernah mengeluh, dan selalu siap menghadapi cobaan apapun. Karena selalu menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong kita (Q.S Al Baqoroh 153). Amiin..